Friday, 13 March 2015

·        
Pengertian Manusia
            Secara bahasa manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin), yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk ang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain). Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok (genus) atau seorang individu.
Manusia adalah mahluk yang luar biasa kompleks. Kita merupakan paduan antara mahluk material dan mahluk spiritual. Dinamika manusia tidak tinggal diam karena manusia sebagai dinamika selalu mengaktivisasikan dirinya.

    Pengertian Manusia Menurut Para Ahli
Berikut ini adalah pengertian dan definisi manusia menurut beberapa ahli:

Ø  NICOLAUS D. & A. SUDIARJA
Manusia adalah bhineka, tetapi tunggal. Bhineka karena ia adalah jasmani dan rohani akan tetapi tunggal karena jasmani dan rohani merupakan satu barang.

Ø  ABINENO J. I
Manusia adalah “tubuh yang berjiwa” dan bukan “jiwa abadi yang berada atau yang
terbungkus dalam tubuh yang fana”.

Ø  UPANISADS
Manusia adalah kombinasi dari unsur-unsur roh (atman), jiwa, pikiran, dan prana atau badan fisik.

Ø  SOKRATES
Manusia adalah mahluk hidup berkaki dua yang tidak berbulu dengan kuku datar dan lebar.

Ø  KEES BERTENS
Manusia adalah suatu mahluk yang terdiri dari 2 unsur yang kesatuannya tidak dinyatakan.

Ø  I WAYAN WATRA
Manusia adalah mahluk yang dinamis dengan trias dinamikanya, yaitu cipta, rasa dan karsa.



Ø  OMAR MOHAMMAD AL-TOUMY AL-SYAIBANY
Manusia adalah mahluk yang paling mulia, manusia adalah mahluk yang berfikir, dan manusia adalah mahluk yang memiliki 3 dimensi (badan, akal, dan ruh), manusia dalam pertumbuhannya dipengaruhi faktor keturunan dan lingkungan.

Ø   ERBE SENTANU
Manusia adalah mahluk sebaik-baiknya ciptaan-Nya. Bahkan bisa dibilang manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkan dengan mahluk yang lain.

Ø  PAULA J. C & JANET W. K
Manusia adalah mahluk terbuka, bebas memilih makna dalam situasi, mengemban tanggung jawab atas keputusan yang hidup secara kontinu serta turut menyusun pola berhubungan dan unggul multidimensi dengan berbagai kemungkinan.

 

·        Pengertian Budaya

            Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitubuddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai “kultur” dalam bahasa Indonesia. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistemagama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.
            Kata budaya merupakan bentuk majemuk kata budi-daya yang berarti cipta, karsa, dan rasa. Definisi budaya dalam pandangan ahli antropologi sangat berbeda dengan pandangan ahli berbagai ilmu sosial lain. Ahli-ahli antropologi merumuskan definisi budaya sebagai berikut:
E.B. Taylor: 1871 berpendapat bahwa budaya adalah: Suatu keseluruhan kompleks yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, seni, kesusilaan, hukum, adat istiadat, serta kesanggupan dan kebiasaan lainnya yang dipelajari manusia sebagai anggota masyarakat.
Sedangkan Linton: 1940, mengartikan budaya dengan:Keseluruhan dari pengetahuan, sikap dan pola perilaku yang merupakan kebiasaan yang dimiliki dan diwariskan oleh anggota suatu masyarakat tertentu.
Adapun Kluckhohn dan Kelly: 1945 berpendapat bahwa budaya adalah: Semua rancangan hidup yang tercipta secara historis, baik yang eksplisit maupun implisit, rasional, irasional, yang ada pada suatu waktu, sebagai pedoman yang potensial untuk perilaku manusia
Lain halnya dengan Koentjaraningrat: 1979 yang mengatikan budaya dengan: Keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.

Berdasarkan definisi para ahli tersebut dapat dinyatakan bahwa unsur belajar merupakan hal terpenting dalam tindakan manusia yang berkebudayaan.
Pengertian Kebudayaan
            Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.
            Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic.
            Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
            Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
            Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.

            Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

·        Hubungan manusia dengan kebudayaan
Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun. Budaya tercipta dari kegiatan sehari hari dan juga dari kejadian – kejadian yang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa.
Kebudayaan berasal dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Definisi Kebudyaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Namun kebudayaan juga dapat kita nikmati dengan panca indera kita. Lagu, tari, dan bahasa merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang dapat kita rasakan.
Secara sederhana hubungan antara manusia dengan kebudayaan ketika manusia sebagai perilaku kebudayaan,dan kebudayaan tersebut merupakan objek yang dilaksanakan sehari-hari oleh manusia
Di dunia sosiologi manusia dengan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal,maksudnya walaupun keduanya berbeda tetapi merupakan satu kesatuan yang butuh,ketika manusia menciptakan kebudayaan,dan kebudayaan itu tercipta oleh manusia.

·         Contoh-Contoh Hubungan Antara Manusia dengan Kebudayaan        
1)       Kebudayaan-kebudayaan khusus atas dasar faktor kedaerahan
Contoh: Adat-istiadat melamar di Lampung dan Minangkabau. Di Minangkabau biasanya pihak permpuan yang melamar sedangkan di Lampung, pihak laki-laki yang melamar.
2)       Cara hidup di kota dan di desa yang berbeda ( urban dan rural ways of life)
Contoh: Perbedaan anak yang dibesarkan di kota dengan seorang anak yang dibesarkan di desa. Anak kota bersikap lebih terbuka dan berani untuk menonjolkan diri di antara teman-temannya sedangkan seorang anak desa lebih mempunyai sikap percaya pada diri sendiri dan sikap menilai ( sense of value )
3)       Kebudayaan-kebudayaan khusus kelas sosial
Di masyarakat dapat dijumpai lapisan sosial yang kita kenal, ada lapisan sosial tinggi, rendah dan menengah. Misalnya cara berpakaian, etiket, pergaulan, bahasa sehari-hari dan cara mengisi waktu senggang. Masing-masing kelas mempunyai kebudayaan yang tidak sama, menghasilkan kepribadian yang tersendiri pula pada setiap individu.
4)       Kebudayaan khusus atas dasar agama
Adanya berbagai masalah di dalam satu agama pun melahirkan kepribadian yang berbeda-beda di kalangan umatnya.
5)        Kebudayaan berdasarkan profesi
Misalnya: kepribadian seorang dokter berbeda dengan kepribadian seorang pengacara dan itu semua berpengaruh pada suasana kekeluargaan dan cara mereka bergaul. Contoh lain seorang militer mempunyai kepribadian yang sangat erat hubungan dengan tugas-tugasnya. Keluarganya juga sudah biasa berpindah tempat tinggal.

Referensi :

 




Ø  Pengertian Kebudayaan Menurut Para Ahli Barat

§  E. B. Tylor dalam buku “Primitif Culture”, bahwa kebudayaaan adalah keseluruhan yang kompleks, yang didalamnya terkandung ilmu pengetahuan yang lain serta kebiasaan yang didapat manusia sebagai anggota masyarakat.

§  R. Linton dalam buku “The Cultural Background of Personality’, bahwa kebudayaan adalah konfigurasi dari tingkah laku dan hasil laku, yang unsur – unsur pembentukan didukung serta diteruskan oleh anggota masyarakat  tertentu.

§  C. Klukhohn dan W.H. Kelly menyatakan kebudayaan adalah sebagai hasil tanya jawab dari para ahli antropologi, sejarah, hukum, psychologi, yang implisit dan eksplisit, rasional, irasional terdapat pada setiap waktu sebagai pedoman yang potensial bagi tingkah laku manusia.

§  Melville J. Herskovits mendenifisikan kebudayaan sebagai “man made part of the environtment” (bagian dari lingkungan buatan manusia).

§  Dawson dalam buku “Age of the Gods”, mengatakan bahwa kebudayaan adalah cara hidup bersama (culture is common way of life)

§  J.P.H. Dryvendak mengatakan bahwa kebudayaan adalah kumpulan dari cetusan jiwa manusia sebagai yang beraneka ragam berlaku dalam suatu masyarakat tertentu.

§  Ralph Linton (1893 – 1953) seorang antropolog Amerika menyatakan kebudayaan adalah “Man’s social heredity” (sifat sosial manusia yang temurun).

§  M. Jacobs dan B.J. Stern menyatakan kebudayaan mencakup keseluruhan yang meliputi bentuk teknologi sosial, ideologi, religi, dan kesenian serta benda yang semuanya merupakan warisan sosial.

§  Dr. K. Kupper mengemukakan kebudayaan adalah sistem gagasan yang menjadi pedoman dan pengaruh bagi manusia dalam bersikap dan berperilaku, baik secara individu maupuan kelompok.

§  William H. Haviland mengatakan kebudayaan adalah seperangkat peraturan dan norma yang dimiliki bersama oleh para anggota masyarakat, yang jika dilaksnakan oleh para anggotanya akan melahirkan perilaku yang dipandang layak dan dapat diterima oleh semua masyarakat.

§  Francis merill  
·         Pola – pola perilaku yang dihasilkan oleh interaksi sosial.
·         Semua perilaku dan semua produk yang dihasilkan oleh seorang sebagai anggota suatu masyarakat yang ditemukan melalui interaksi simbolis.



§  Bounded et.al merupakan sesuatu yang terbentuk oleh pengembangan dan transmisi dari kepercayaan manusia melalui simbol – simbol tertentu, misalnya simbol bahasa sebagai rangkaian rangkaian simbol yang digunakan untuk mengalihkan keyakinan budaya budaya antara para anggota suatu masyarakat. Pesan – pesan tentang kebudayaan yang diharapkan dapat ditemukan didalam media pemerintahan, institusi agama, sistem pendidikan dan semacam itu. 

§  Mitchel ( dictionary of soribology ) merupakan sebagian perulangan keseluruhan tindakan atau aktivitas manusia dan produk yang dihasilkan manusia yang telah memasyarakat secara sosial dan bukan sekedar dialihkan secara genetikal.  

§  Robert H Lowie merupakan segala sesuatu yang diperoleh individu dari masyarakat, mencakup kepercayaan, adat-istiadat, norma – norma artistik, kebiasaan makan, keahlian yang diperoleh bukan dari kreatifitasnya sendiri melainkan merupakan warisan masa lampau yang didapat melalui pendidikan formal dan informal.

Ø  Pengertian Kebudayaan Menurut Para Ahli Indonesia

§  Prof. Dr. Koentjaraningrat menyatakan bahwa kebudayaan adalah keseluruhan manusia dari kelakuan dan hasil kelakuan yang teratur oleh tata kelakuan yang harus didapatnya dengan belajar dan yang semuanya tersusun dalam kehidupan masyarakat.

§  Sultan Takdir Alisyahbana mengatakan kebudayaan adalah manifestasi dari cara berpikir.

§  Dr. Moh. Hattta, kebudayaan adalah ciptaan hidup dari suatu bangsa.

§  Mangunsarkoro, kebudayaan adalah segala yang bersifat hasil kerja jiwa manusia dalam arti yang seluas – luasnya.

§  Drs. Sidi Gazalba, kebudayaan adalah cara berpikir dan merasa menyatakan diri dalam seluruh segi kehidupan dari golongan manusia yang membentuk kesatuan sosial dengan suatu ruang dan suatu waktu.

§  Ki Hajar Dewantara, kebudayaan berarti buah budi manusia adalh hasil perjuangan manusia terhadp dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup manusiauntuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran dalam hidup dan penghidupan guna mencapai keselamatan  dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai.

§  Arkeolog R. Seokmono, kebudayaan adalah keseluruhan hasil usaha manusia, baik berupa benda ataupun hanya berupa pikiran dan dalam hidup.
   




§  Prof. M.M. djojodiguno dalam buku “Asas – asas Sosiologi (1958)”, kebudayaan/budaya adalah daya dari budi, yang berupa cipta, rasa, dan karsa.
o   Cipta      :  Ilmu pengetahuan, yang bersumber dari pengalaman lahir dan batin.
o   Karsa      :  Norma – norma keagamaan/kepercayaan, yang bersumber dari “sangkan (lahir) dan paran (mati)”.
o   Rasa       : Norma keindahan yang menghasilkan kesenian, yang bersumber dari keindahan dan menolak keburukan atau kejelekan.

·         TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR
Penyajian mata kuliah Ilmu Budaya Dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian jelaslah bahwa mata kuliah Ilmu Budaya Dasar tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities). akan tetapi ilmu budaya dasar semata-mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cam memperluas wawasan pemikiran serta kemarnpuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri.

Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut Ilmu Budaya Dasar diharapkan dapat :

1. Mengusahakan penajaman kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang bane, terutama untuk kepentingan profesi mereka

2. Memberi kesempatan pada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemánusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.

3. Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bangsa dan negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing, tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat. Usaha ini terjadi karena ruang lingkup pendidikan kita amat sempit dan condong membuat manusia spesialis yang berpandangan kurang luas. kedaerahan dan pengkotakan disiplin ilmu yang ketat.

Referensi :
Ø  dimazmarham.blogspot.com

Friday, 23 January 2015

1.      Pemuda Dan sosialisasi 

            
            Perananan Pemuda dalam membangun bangsa pada masa penjajahan sampai merdeka ini peran mereka ini sangat dibutuhkan untuk membangun bangsa yang kuat,dimana para pemuda ini harus berkerja keras dengan meraih cita-cita mereka setinggi langit dengan cara ada yang bekerja ataupun Kulah.

2.      Penduduk ,masyarakat dan kebudayaan


               Dari gambar diatas ini bahwa masing masing dari daerha itu memiliki kebudayaan yang berbeda beda sehingga kita disini sebagai warga negara yang baik harus saling menghormati antara satau sama lain.Sehingga kita akan menjalin hubungan dengan satu sama lain kebudayaan akan menjadi baik tidak ada pertengkaran.




3 .   Pertentangan sosial dan Integritas masyarakat


            Dari gambar diatas ini saya menjelaskan bahwa yang namanya pertandingan itu dimana mana akan ada yang menang maupun kalah ,namun masyarakat kadang kadang tidak berpikir secara jernih ,mereka ingin selalu menang dan tidak mau kalah .Dan akibatnya kalau diakhir pertandingan akan terjadi kericuhan anatara lain : Mogok bertanding  (Tidak mau melanjutkan pertandingan tanpa alasan).

4 .   Warga negara dan Negara


                Dari gambar diatas ini dimana bahwa Siswa sedang mengikuti proses pengibaran bendera merah putih ,dimana bendera merah putih ini adalah Bendera kebangsaan Indonesia Tercinta ini ,bahwa para siswa ini yang mengikuti kegiatan ini memiliki jiwa rasionalisme yang sangat tinggi akan mengenang jasa para pahlawan yang sudah rela berkorban untuk memerdekakan negara ini.



5 .   Ilmu Pengetahuan Teknologi dan kemiskinan


Kemiskinan terjadi karena berkembangnya teknologi yang sangat maju sehingg  tenaga manusia sudah tidak dibutuhkan oleh para industri produksi ,hal ini akan mengakibatkan kemiskinan akan semakin besar .

6 .   Individu ,Keluarga dan masyarakat


              Dari gambar diatas ini bahwa kekeluargaan itu sangat penting bagi kita ,karena didalam keluarga itu mengajarkan betapa solidnya dalam melakukan hubungan baik diluar maupoun didalam ,Karena dari keluarga ini kita dapat mengenal masyarakat diluar sana dan kepribadian dari masyarakat itu sendiri.



7 .   Agama dan Masyarakat


            Dari Gambar diatas ini bahwa Umat muslim telah selesai melaksanakan ibadah sholat jum’at dimana bagi umas muslim ibadah sholat jum’at itu hukumnya wajib ,oleh karena itu mari tinggalkan sejenak perkerjaan kita, ketika suara adzan sudah berkumandang .

8 .   Masyarakat pedesaan dan perkotaan

           Tampak sangat berbeda kehidupan pedesaan dan perkotaan ,kerena dari segi moril kedupan di perkotaan lbih eksekutif dibanding dengan pedesaan ,akan tetapi hidup di perkotaan itu penuh dengan keegoisan berbeda dengan peddesaan hidup dengan saling gotong royong ,bekerja sama dalam membangun desa yang ditempati.



9 .   Pelapisan sosial dan kesamaan derajat



           Dilihat dari gambar ini bahwa dari orang kaya dan miskin tidak ada rasa pertentangan ,mereka saling berkomunikasi tidak bertentangan mereka memiliki kesamaan derajat ditempat ini ,karena mereka memiliki suatu tujuan yang sama .dimana kebutuhan ini akan terselesaikan bila tidak ada pertentangan. 

Friday, 16 January 2015

1.      Kisah klasik tawuran antar pelajar

Tawuran, dulu, kini dan entah sampai kapan
(sumber : siradel.blogspot.com)


Jakarta . . .

Pagi itu udara tak begitu sejuk, layaknya di desa-desa yang masih asri, jalananpun sudah nampak ramai dengan kendaraan yang berjubel, saling kebut, dahulu-mendahului karena sang pengendara sedang berburu waktu. Jalan-jalan ibu kota memang senantiasa ramai-padat, apalagi di hari-hari sibuk, seperti hari kerja, sekolah dan aktifitas di luar rumah lainnya. Meskipun di hari libur sekalipun kemacetan ibu kota merupakan pemandangan rutin. Sehingga kadang kala orang-orang di buat bingung ketika hendak bepergian, antara memilih hari kerja atau hari lubur.

Di tengah hiruk pikuk kota Jakarta, dari kejauhan nampak segerombolan anak bercelaba abu-abu terlihat tergesa-gesa, mereka membawa berbagai alat-alat yang terasa asing untuk anak yang berseragam sekolah, batu, kayu, besi, bahkan ada yang memegang celurit dan parang, ada apa gerangan?

Tak lama berselang sekelompok anak muda berseragam sama dari arah yang berbeda juga terlihat dengan benda-benda berbahaya di tangan, perkelaihanpun pecah, masing-masing kubu pelajar dengan tanpa rasa takut saling berhadap-hadapan, melempar, memukul dengan kayu, mengayun-ayunkan tali yang telah di ikatkan benda padat sekenanya, yah, sekenanya. Hal itu nampak menunjukkan mereka bukanlah orang-orang yang terlatih, berpengalaman, dan profesional, karena mereka bukanlah preman, bukan pula orang yang sedang mengamuk kesetanan, mereka hanyalah sekelompok anak muda yang ingin diakui keberadaannya, mereka ingin exist, tanpa tendensi dari kelompok lain.

Merekalah sekelompok anak muda yang belum dapat secara cerdas mengontrol emosi yang membatu, dengan cara berfikir apa adanya dan sejadinya, sehingga mereka kadang lupa mempertimbangkan “akibat”, hanya sibuk mencari-cari “sebab”.

Mereka juga hanyalah sekelompok pemuda yang merasa tak lagi memiliki ruang untuk mengekpresikan diri dalam ranah-ranah yang positif menurut kaedah umum, bisa karena minimnya perhatian orang tua yang tengah sibuk dengan rutinitas kerja, atau kealpaan pihak sekolah yang kurang mampu memberikan pendidikan dan menanamkan sikap dan budi pekerti luhur, yang pasti di balik tragedi itu ada pihak yang harus bertanggungjawab.

Saya juga pernah seperti mereka, memakai seragam abu-abu putih namun bedanya saya tidak pernah terlibat tawuran, hehe. Tapi ketika ditanya kenapa mereka tawuran? mungkin salah-satu jawabannya kurang lebih seperti ini:

Kami terpaksa Tawuran, untuk menjaga gengsi sekolah, kami harus membuktikan bahwa siswa sekolah kamilah yang paling Jago dan terhebat, walaupun dalam hal adu jotos hingga tawuran sekalipun.

Yah,, sekali lagi mereka butuh bimbingan dan pembinaan yang lebih, mereka adalah sekelompok anak muda yang tengan disibukkan agenda pencaharian jati diri. Dan tentunya kita tidak ingin proses pecaharian itu dicekcoki oleh sikap dan perilaku kekerasan hingga berujung tawuran.

·                     Masalah sosial yang akan saya bahas yaitu Tawuran
·                     Dari semua konflik masalah sosial sebenarnya dapat dicarikan solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut akan tetapi masyarakat INDONESIA ini kurang sadar akan pentingnya arti dari pesaudaraan. Bangsa kita ini bangsa yang besar bangsa yang memiliki jumlah penduduk yang sangat banyak seharusnya mengerti apa itu persaudaraan . Disini saya kan memberikan solusi bagaimana caranya menselesaikan masalah dari tawuran :
1.      Elimination ,yaitu pengunduran diri salah satu pihak yang terlibat dalam konflik yang diungkapkan dengan : kami mengalah , kami mendongkol ,kami keluar, kami membentuk kelompok kami sendiri.
2.      Subjugation atau domination, artinya orang atau pihak yang mempunyai kekuatan terbesar dapat memaksa orang atau pihak lain untuk mentaatinya.
3.      Miority Rule artinya suara terbanyak yang ditentukan dengan voting akan menentukan keputusan ,tanpa mempertimbangkan argumentasi .
4.      Minority Consent artinya kelompok mayoritas yang memenangkan ,namun kelompok minoritas tidak merasa dikalahkan dan menerima keputusan serta sepakat untuk melakukan kegitan bersama .
5.      Compromise artinya kedua atau semua sub kelompok yang terlibat dalam konflik berusaha mencari dan mendapatkan jalan tengah .
6.      Integration artinya pendapat pendapat yang bertentangan didiskusikan dipertimbangkan dan telah kembali sampai kelompok mencapai suatu keputusan yang memuaskan bagi semua pihak.
Masalah besar yang dihadapi indonesia setelah merdeka adalh integrasi diantara masyarakat yang  majemuk .Integrasi bukan peleburan tetapi keserasian persatuan .Masyarakat majemuk tetap berada pada kemajemukannya,merekan dapat hidup serasi berdampingan BHINEKA TUNGGAL IKA ,Berbeda beda tetapi tetap satu jua.






2. Tokoh yang menginspirasi saya terhadap kepedulian sosial adalah Bapak Ir.Soekarno .

Ir.Soekarno lahir di Blitar ,pada tanggal 6 Juni 1901,beliau lahir dari sepasang suami istri yang bernama Raden Soekemi Sosrodihardjhon dan Ida ayu Nyoman Rai . Sejak kecil soekarno selalu bekerja keras dengan pendidikannya. Watak yang keras dan jiwa yang pemberami akhirnya soekarno dapat melawan jajahan dari Jepang dengan memerdekaan Indonesia ini , dan sikap Ir.Soekarno ini layak untuk menjadi panutan bagi rakat Indonesia khususnya para generasi muda bangsa indonesia untuk berani melawan untuk kebenaran. Dan satu lagi dari Ir.Soekarno adalah dia adalah seorang proklamator bangsa indonesia yang  pandai akan membuat motivasi kepada rakyat indonesia dengan kata katanya ,yaitu :
  • ·         Kita bangsa besar ,kita bukan bangsa tempe,kita tidak akan mengemis,kita tidak akan minta-minta apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu! Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka,dari pada makan bestik tetapi budak .(Pidato Hut Proklamasi 1963)
  • ·         Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya. (Pidato hari pahlawan 10 november 1961)
  • ·         Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah ,tetapi perjuanganmu akan lebih sulit karea melawan bangsamu sendiri.
  • ·         Berikan aku 1000 orang tua ,niscaya akan kucabut semeru dari akarnya,berikan  aku 1 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia.
  • ·         Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta! Masa yang lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kaca bengala dari pada masa yang akan datang.

Itulah kata motivasi yang dibuat pada saat beliau berpidato didepan rakyat indonesia dan itulah mengapa saya menjadikan beliau inspirasi saya ,Karena beliau Indonesia merdeka ,maka dari itu kita sebagai generasi muda indonesia mari hormati jasa para pahlawan kita yang sudah merelakan nywanya untuk memerdekakan bangsa dan tanah air ini .


3.*Menurut saya Biogas sangat menguntungkan bagi masyarakat indonesia karena bahan yang dipakai adalah kotoran hewan yang dihasilkan oleh aktivitas anaerobik atau fermentasi sehingga dapat dihasilkan sumber energi yang lebih besar dengan emisi karbon dioksida yang lebih sedikit .

* Dan teknolodi yang sangat merugikan adalah Gadget ,karena dengan gadget ini kita seperti dijajah lagi ,tetapi kali ini kita dijajah oleh gadget .Kenapa dijajah oleh gadget kita sendiri karena kita kalau sudah memainkan gadget tidak akan mengenal waktu sampai hal apa yang harus kita kerjakan sampai tidak dikerjakan ,kecuali orang yang menyadarinya bahwa gadget itu sangat merugikannya bagi penggunanya .


4 . Contoh usaha yang dapat dilakukan oleh mahasiswa.
Pemuda juga memiliki potensi besar dalam pengembangan dirinya agar berguna bagi dirinya dan keluarga  serta lingkungannya. Pemuda indonesai diharapkan jangan menggantugkan hidup dari orang tuanya .oleh karena itu pemuda harus mempumyai kiwa yang kreatif untuk memperoleh hasil dari usaha yang dijalaninya tersebut.
Usaha yang dapat dijalani atau ditekuni oleh para pemuda yaitu :
·         Website Developer
·         Menjadi penulis dan Blogger
·         Menjadi Reseller
·         Buka outlet makanan ringan
·         Menggeluti bisnis kreatif

5 . Menurut saya antara lingkungan keluarga, teman , dan kampus yang lebih nyaman adalah Keluarga . Mengapa keluarga karena keluarga memliki kasih sayang yang tak terhingga dari kedua orang tua dan memiliki jiwa religius untuk melakukan hal bersama dalam kehidupan, bercerita bersama ,mengeluarkan pikiran (curhat) bersama orang tua.
·         Arti lingkungan dari teman adalah kita bisa bercanda tawa bersama teman kita tersebut untuk meluangkan pikiran kita yang lelah karena kegiatan kita sehari hari .akan tetapi teman itu bisa menjadi musuh kita secara diam karena teman bukan seperti sahabat ,Teman hanyan membutuhkan kita  saat dibutuhi ,berbeda dengan sahabat ,sahabat akan selalu ada untuk kita bak suka maupun duka .
·         Arti lingkungan kampus adalah kampus adalah tempatnya bagi para mahasiswa untuk berpikir secara mandiri untuk memikirkan bagaimana mereka kedepannya dengan melakukan studi lagi ssampai mereka mendapatkan gelar .
·         Arti lingkungan keluarga adalah hanya keluarga yang memberikan kasih sayang yang lebih terhdap kita  ,kadang dari keluarga akan memberikan motivasi untuk melanjutkan kedepan bagaimana caranya kita bisa melanjutkan atau mencari jati diri kita untuk kita sukses di masa depan .